Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Oktober 2010

Pengobatan Tradisional untuk Ternak Kambing

Untuk mengurangi penyebaran penyakit pada ternak yang telah menderita sakit maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan ialah (a) jika ada ternak yang sakit harus segera dipisahkan, (b) segera lakukan pengamatan secara mendalam pada ternak-ternak yang lain apakah ada tanda-tanda sakit atau tidak misalnya tingkah laku ternak, tanda-tanda fisiknya, nafsu makan dan sebagainya, dan (c) jika perlu upayakan pengobatan sementara.

Pemakaian obat-obatan memerlukan kehatian-hatian karena kesalahan pemberian akan berakibat fatal dan kalaupun tidak maka pemakaian obat yang tidak tepat akan merugikan peternak.
Namun demikian, mengobati ternak yang sakit tidak harus menggunakan obat buatan pabrik. Berdasarkan pengalaman lapangan yang pernah penulis alami, pemakaian obat-obatan tradisional tidak kalah manjurnya untuk mengobati ternak sakit.

Pemanfaatan obat tradisional dianjurkan karena selain dapat menghemat biaya, juga dapat mengurangi ketergantungan petani peternak terhadap obat-obat ternak pabrik yang biasanya kurang bahkan tidak tersedia di pedesaan.

Lagipula ternak sakit dapat segera ditolong karena tumbuh-tumbuhan berkhasiat obat biasanya banyak terdapat di pedesaan. Apalagi Indonesia sangat kaya dengan keaneka ragaman hayati jenis tanaman yang biasa digunakan sebagai obat tradisional.

Untuk pengobatan penyakit kudis pada kambing cukur bulu sekitar daerah terserang, mandikan ternak dengan sabun sampai bersih, kemudian jemur sampai kering. Setelah kering dapat diobati dengan menggunakan: 1). Belerang dihaluskan, dicampur kunyit dan minyak kelapa, kemudian dipanaskan dan digosokkan pada kulit yang sakit; 2). Belerang dihaluskan dan dicampur dengan oli bekas dan digosok pada bagian kulit yang sakit dan 3). Kamper/kapur barus digerus, dicampur minyak kelapa dan dioleskan pada bagian kulit yang sakit.

Pencegahan: - Ternak yang berpenyakit kudis tidak boleh bercampur dengan ternak yang sehat; - Ternak yang baru dibeli harus bebas dari penyakit kudis; - Mandikan ternak dua minggu sekali; - Bersihkan kandang seminggu sekali.
(Untuk berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 081584414991)

MEMBUAT PUPUK KOMPOS DARI KOTORAN SAPI


Pupuk kompos merupakan dekomposisi bahan – bahan organik atau proses perombakan senyawa yang komplek menjadi senyawa yang sederhana dengan bantuan mikroorganisme. Bahan dasar pembuatan kompos ini adalah kotoran sapi dan bahan seperti serbuk gergaji atau sekam, jerami padi dll, yang didekomposisi dengan bahan pemacu mikroorganisme dalam tanah (misalnya stardec atau bahan sejenis) ditambah dengan bahan-bahan untuk memperkaya kandungan kompos, selain ditambah serbuk gergaji, atau sekam, jerami padi dapat juga ditambahkan abu dan kalsit/kapur. Kotoran sapi dipilih karena selain tersedia banyak di petani/peternak juga memiliki kandungan nitrogen dan potassium, di samping itu kotoran sapi merupakan kotoran ternak yang baik untuk kompos.
Pemanfaatan limbah peternakan (kotoran ternak) merupakan salah satu alternatif yang sangat tepat untuk mengatasi kelangkaan dan naiknya harga pupuk. Pemanfaatan kotoran ternak sebagai pupuk sudah dilakukan petani secara optimal di daerah-daerah sentra produk sayuran. Sayangnya masih ada kotoran ternak tertumpuk di sekitar kandang dan belum banyak dimanfaatkan sebagai sumber pupuk. Keluhan petani saat terjadi kelangkaan atau mahalnya harga pupuk non organik (kimia) dapat diatasi dengan menggiatkan kembali pembuatan dan pemanfaatan pupuk kompos.
Proses
Prinsip yang digunakan dalam pembuatan kompos adalah proses pengubahan limbah organik menjadi pupuk organik melalui aktivitas biologis pada kondisi yang terkontrol. Bahan yang diperlukan adalah kotoran sapi : 80 – 83%, serbuk gergaji (bisa sekam, jerami padi dll) : 5%, bahan pemacu mikroorganisame : 0.25%, abu sekam : 10% dan kalsit/kapur : 2%, dan juga boleh menggunakan bahan-bahan yang lain asalkan kotoran sapi minimal 40%, serta kotoran ayam 25 %
Tempat pembuatan adalah sebidang tempat beralas tanah dan dibagi menjadi 4 bagian (lokasi 1, 2, 3, 4) sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan dan tempat tersebut ternaungi agar pupuk tidak terkena sinar matahari dan air hujan secara langsung. Prosesing pembuatannya adalah pertama kotoran sapi (fases dan urine) diambil dari kandang dan ditiriskan selama satu minggu untuk mendapatkan kadar air mencapai ¬+ 60%, kemudian kotoran sapi yang sudah ditiriskan tersebut dipindahkan ke lokasi 1 tempat pembuatan kompos dan diberi serbuk gergaji atau bahan yang sejenis seperti sekam, jerami padi dll, serta abu, kalsit/kapur dan stardec sesuai dosis, selanjutnya seluruh bahan campuran diaduk secara merata. Setelah satu minggu di lokasi 1, tumpukan dipindahkan ke lokasi 2 dengan cara diaduk/dibalik secara merata untuk menambah suplai oksigen dan meningkatkan homogenitas bahan. Pada tahap ini diharapkan terjadi peningkatan suhu hingga mencapai 70 derajat celcius untuk mematikan pertumbuhan biji gulma sehingga kompos yang dihasilkan dapat bebas dari biji gulma.(Sumber)
(Untuk informasi lebih lengkapnya silahkan berlangganan Tabloid SINAR TANI. SMS ke : 0815 8441 4991

Selasa, 19 Oktober 2010

Manfaat Kelapa Muda


Pohon kelapa dan buahnya mempunyai sejarah panjang di Indonesia, bahkan merupakan lambang atau pengenal kepulauan Indonesia.

Yang menarik, dalam mitologi Hindu dan menurut Kitab Suci Weda, kelapa merupakan "pohon surgawi." Konon, Dewa Wisnu, membawa pohon kelapa sebagai sumber kesehatan, ketenangan, panjang usia, dan kedamaian.

Pohon kelapa dianggap suci, dan berperan penting dalam semua upacara keagamaan. Dalam kehidupan sehari-hari, hampir semua bagian tanaman kelapa dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.

Salah satu produk dari kelapa adalah airnya, ternyata dalam larutannya, air buah nyiur ini punya khasiat dan nilai gizi yang luar biasa. Bukan hanya unsur makro berupa nitrogen dan karbon, tetapi juga unsur mikro yang sangat dibutuhkan tubuh ada di air kelapa. Unsur nitrogen di dalamnya berupa protein yang tersusun dari asam amino, seperti alanin, sistin, arginin, alin, dan serin.

Dibandingkan asam amino yang terdapat di susu sapi, asam amino yang terkandung dalam air kelapa ternyata lebih tinggi. Sementara unsur karbon dapat dijumpai dalam bentuk karbohidrat sederhana seperti glukosa, sukrosa, fruktosa, sorbitol, inositol, dan lainnya. Begitu pula dengan unsur mikro dalam air kelapa berupa mineral yang dibutuhkan sebagai penganti ion tubuh. Layak memang, bila setelah minum kelapa muda tubuh kita terasa kembali segar.

Jika diteliti lebih jauh, air kelapa ternyata juga mengandung beragam vitamin. Di antaranya vitamin C yang dominan, asam nikotinat, asam folat, asam pantotenat, biotin, serta riboflavin. Tak heran jika air kelapa juga dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan tradisional sekaligus kecantikan.

Di samping itu, secara khusus, air kelapa kaya akan potasium (kalium). Selain mineral, air kelapa juga mengandung gula (bervariasi antara 1,7 sampai 2,6 persen) dan protein (0,07- 0,55 persen). Karena komposisi gizi yang demikian ini, maka air kelapa berpotensi dijadikan bahan baku produk pangan.

Di Filipina, air kelapa dimanfaatkan untuk proses pembuatan minuman, jelly, alkohol, dektran, cuka, dan nata de coco. Di Indonesia, air kelapa digunakan sebagai minuman (air kelapa muda) dan media pembuatan nata de coco.

Apa saja manfaat air kelapa?

a. Air kelapa berkhasiat sebagai diuretik, yaitu untuk memperlancar pengeluaran air seni. Air kelapa muda dicampur dengan sedikit sari jeruk sitrun bermanfaat untuk mengatasi dehidrasi, juga untuk memerangi gangguan cacing dalam perut anak-anak kecil.

b. Jika air kelapa muda yang dicampur dengan susu amat baik untuk makanan anak. Campuran air kelapa muda tersebut mempunyai khasiat untuk mencegah penggumpalan susu dalam perut, muntah, sembelit, dan sakit pencernaan.

c. Air kelapa juga mempunyai bermacam-macam khasiat sebagai obat. Di antaranya, minum air kelapa muda juga dapat membantu mengatasi pengaruh racun obat sulfa dan antibiotika lain, sehingga menjadikan obat-obat itu lebih cepat diserap darah.

d. Mencuci muka dengan air kelapa secara kontinu tiap hari dapat menyembuhkan atau melenyapkan jerawat, noda-noda hitam, kerutan pada wajah yang datang lebih dini, kulit mengering, dan wajah menjadi tampak berseri.

e. Campurlah air kelapa dengan sedikit madu. Ramuan ini merupakan tonikum yang murah tetapi berkhasiat. Ramuan ini merangsang pusat-pusat seksual tubuh dan meniadakan akibat buruk gairah seksual berlebih.

f. Jerawat membandel dapat diobati dengan campuran 25 gram pasta kunyit dengan segelas air kelapa, lalu dibiarkan selama semalam suntuk, kemudian tambahkan 3 sendok teh bubuk cendana merah. Aduk-aduklah semua bahan tersebut sampai rata, kemudian disimpan lagi tanpa terganggu selama 3 hari. Saringlah ramuan tadi dengan tiga lapis kain kasa. Simpan sari tadi dalam botol, dan oleskan pada muka dua kali sehari hingga jerawat lenyap.

g. Air kelapa juga berkhasiat sebagai obat luka, telapak kaki pecah-pecah, dan eksim. Membuat ramuannya relatif mudah. Rendamlah segenggam beras dalam air kelapa muda bersama tempurungnya sampai beras terasa asam karena peragian, kemudian beras digiling menjadi bubuk halus. Tepung beras tersebut digunakan dengan dioleskan setiap hari selama 3-4 hari pada bagian tubuh yang sakit.

h. Jika air kelapa muda dicampur dengan sejumput bubuk kunyit dan air kapur sirih dalam ukuran sama merupakan obat luka bakar dan meniadakan rasa panas pada telapak kaki dan tangan.

Kelapa ijo merupakan salah satu jenis dari berbagai spesies yang pada pohon kelapa. Secara fisik sangat sulit untuk membedakan mana yang kelapa ijo dan hijau. Tapi, setelah dibelah, baru telihat perbedaannya. Kelapa ijo jika dikupas, seratnya berwarna merah. Rasa airnya rada pahit, tidak seperti kelapa hijau yang segar kendati tidak dicampur dengan gula.

Kelapa ijo ditengarai merupakan obat terbaik untuk beberapa penyakit seperti: panas dalam, sembelit, penetral racun, demam berdarah, cacingan, disentri. Bila digunakan untuk membasuh muka, maka manfaat kelapa ijo bisa menghilangkan jerawat, menghaluskan kulit muka, mengencangkan kulit (anti aging) dan bila digunakan untuk keramas, bisa mencegah timbulnya uban.

Selain itu, kelapa ijo juga bisa dijadikan terapi gurah, caranya dengan mengembunkan satu malam air kelapa ijo, lalu diminum paginya. Bila hal ini dilakukan setiap pagi, insya Allah suara akan menjadi lebih panjang dan merdu. (eramuslim)

Bikin Pupuk Kandang Sendiri Yuk !


Bagi para pecinta tanaman nama pupuk kandang sudah tak asing lagi. Bahan yang satu ini biasa dipakai campuran media tanam untuk mendapatkan hasil tanaman yang bagus dan prima. Di pasaran telah banyak beredar pupuk kandang yang dikemas dengan ukuran tertentu dan siap digunakan, bagi masyarakat perkotaan hal ini sangat praktis dan tinggal pakai.
Namun apakah pupuk kandang yang dijual di pasaran telah masak / matang atau terfermentasi secara sempurna ? Salah-salah tanaman kesayangan malah merana bahkan mati jika kita beli pupuk kandang dipasaran yang belum jadi beneran.
Terus bila kita memiliki banyak tanaman berarti perlu banyak pupuk kandang yang tentunya akan ada biaya ekstra untuk pembelian pupuk kandang dalam jumlah banyak. Hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan membikin bahan itu sendiri.
Jika disekitar kita terdapat banyak kotoran ternak seperti sapi, ayam dll kita dapat memanfaatkanya sendiri menjadi pupuk kandang. Tanpa panjang lebar, mari kita bahas bagaimana membikin pupuk kandang yang murah, praktis dan tentunya dalam waktu yang cepat.
Pertama siapkan Fermentator yang berfungsi memfermentasi kotoran hewan atau sampah organik, dalam hal ini saya sering menggunakan SUPER DEGRA. Sekedar catatan, saya menggunakan Super Degra karena harga yang relatif murah, dan dapat memfermentasi kotoran ternak dengan waktu yang relatif singkat (4 hari).

Dosis 1 liter Super Degra, jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal, digunakan untuk 900 kg pupuk kandang, 75 kg sekam mentah, 25 kg dedak katul sehingga kita dapatkan hasil 1.000 kg pupuk kandang siap pakai. Namun jika Anda susah untuk mendapatkan dedak katul ataupun sekam mentah tidak masalah.
Berikut tahapan yang saya lakukan :

Siapkan kotoran ternak (dalam hal ini saya gunakan pupuk kandang dari sapi), kurang lebih sebanyak 2-3 karung plastik, hamparkan di tanah

Kemudian tambahkan sekam mentah kira-kira 1 ember plastik 5 literan, (saya tidak menggunakan dedak karena susah mendapatkannya he he he ) Aduk kedua bahan tadi secara merata Siapkan Super Degra, masukkan kedalam ember / gembor dengan dosis 2 cc / liter. Untuk bahan diatas saya gunakan satu tutup setara 20 cc. Siramkan larutan pada campuran pupuk kandang dan sekam tadi secara merata, kalau bisa gunakan gembor agar air tersiram secara merata pada pupuk kandang. Gunakan sebagian larutan dulu, Aduk pupuk kandang yang telah disiram air + Super Degra tadi secara merata, dan ulangi penyiraman sisa dari larutan yang ada dan aduk kembali agar merata. Jika adonan masih terlihat kering dapat disiram kembali dengan air biasa Jika adonan sudah jadi, ditandai dengan : bila kita kepalkan dengan tangan tidak keluar air, dan bila hasil kepalan tidak hancur seperti gambar dibawah, maka proses pengadukan telah selesai. Selanjutnya bikin gundukan kembali terhadap adonan yang sudah jadi dan tutup dengan penutup agar proses fermentasi berlangsung sempurna.
Tunggu hingga 4 hari, bila sebelum 4 hari suhu adonan terasa panas, buka penutup namun jangan aduk adonan..

Gambar berikut hasil akhir dari pengolahan pupuk kandang yang diuraikan diatas, pupuk kandang tinggal digunakan sebagai campuran media tanam untuk mendapatkan hasil tanaman yang maksimal.
Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan pupuk kandang ini adalah :
  • Buat adonan ditempat yang ternaungi, tidak kena sinar matahari langsung ataupun kena hujan.
  • Gunakan penutup adonan bukan dari bahan plastik, Anda bisa gunakan karung goni bekas, karpet bekas, tikar bekas atau sejenisnya, asalkan bukan dari plastik. Hal ini agar sirkulasi udara tidak terhambat sehingga suhu tidak meningkat drastis.(hervin)